TENTANG KAMI | INDEX | REDAKSI | IKLAN | RSS | PETA | KONTAK | KETENTUAN | FORUM | FACEBOOK | Twitter | REGISTER | SIGN IN
Jumat, 22 September 2017 - 2 Muharram 1439 H

Pertemuan Ulama dan Dai di Padang Juga Membahas Investasi

Wali Kota Padang, Mahyeldi Ansharullah.
Padang, (Antara Sumbar) - Wali Kota (Wako) Padang, Sumatera Barat (Sumbar), Mahyeldi Ansharullah mengatakan materi investasi dan bisnis tetap menjadi topik pembahasan dalam pertemuan ulama dan dai Asia Tenggara, Afrika dan Eropa di Padang 17 hingga 21 Juli 2017.

"Tidak hanya membahas masalah umat, namun juga berkaitan dengan investasi dan bisnis," ujarnya usai membuka kegiatan pertemuan tersebut di Padang, Senin.

Ia menyebutkan kedatangan banyak pengusaha dari Timur Tengah, Afrika dan Eropa tentu menjadi kesempatan Padang dan Sumbar menunjukkan potensi khususnya dalam pembangunan.

Menurutnya hal ini menjadi kesempatan Padang meraih investasi untuk pembangunan infrastruktur khususnya bidang wisata.

"Kami butuh beberapa sarana pendukung di objek wisata, diharapkan usai pertemuan dai ada yang menanam investasi," tambahnya.

Di samping itu, lanjutnya pembahasan investasi ini juga akan mengarah pada kerja sama dengan pemerintah kota di Arab Saudi dan negara Timur Tengah lainnya.

Salah satu yang diarahkan, ujarnya rencana kerja sama Kota Kembar antara Padang dan Madinah.

"Diharapkan usai pertemuan ini akan ada titik terang dalam percepatan pembangunan kota Padang," ujarnya.

Sementara itu salah satu panitia kegiatan, Jamilus mengatakan pertemuan ini diikuti oleh 500 orang dai dan ulama dari seluruh dunia, ulama Padang mendominasi dengan 179 orang.

Perwakilan lainnya dari 10 negara Asia Tenggara juga hadir dan negara dari Sudan, Mesir, Maroko, Pakistan dan dari benua Eropa.

Kegiatan ini menjadi yang ketiga setelah digelar di Bandung dan Bogor sejak 2015, dan diinisiasi oleh yayasan Al Manarah Al Islamiyah. (*)

Editor : Joko Nugroho

COPYRIGHT © ANTARASUMBAR 2017

Perspektif
Oleh : Riko Syaputra
Lubuk Sikaping, (Antara Sumbar) - Petugas Rumah Tahanan kelas II B Lubuk Sikaping kembali kecolongan setelah satu warga binaannya ...
Baca Juga