Selasa, 24 Oktober 2017 - 4 Safar 1439 H

DPR Dukung Polri Evaluasi Penggunaan Senjata Api

Senjata Api. (cc)
Jakarta, (Antara Sumbar) - Anggota Komisi III DPR Ahmad Sahroni menyatakan legislator mendukung rencana Polri mengevaluasi anggota yang menggunakan senjata api guna menghindari penyalahgunaan.

"Agar kasus penembakan tidak terjadi kembali," kata Sahroni di Jakarta Kamis.

Sahroni menekankan langkah Polri untuk mengevaluasi seluruh anggota kesatuan yang menggunakan senjata api antara lain menjalankan tes psikologi dan mental.

Menurut Sahroni, tes psikologi dan mental itu untuk mengetahui dan mengukur pemahaman anggota Polri menggunakan senjata api.

Politisi Partai Nasional Demokrat (NasDem) itu mengharapkan peristiwa penembakan terhadap anggota Polri di Blora Jawa Tengah dan Banyuasin Sumatera Selatan merupakan kejadian yang terakhir.

"Harus ada perubahan ke depan agar tidak mencoreng korps Bhayangkara," tutur Sahroni.

Sebelumnya, pimpinan Mabes Polri berjanji akan mengevaluasi anggota yang menggunakan senjata api di seluruh Indonesia.

Langkah itu terkait peristiwa penembakan yang menewaskan tiga anggota Brimob di lokasi penambangan Sarana Gas Trembul Blora Jawa Tengah pada Selasa (10/10).

Ketiga anggota itu yakni Brigadir Budi Wibowo, 30 tahun, Brigadir Ahmad Supriyanto (35) dan Brigadir Kepala Bambang Tejo (36.

Seorang anggota Polri lainnya Brigadir Dua Azan Fikri ditemukan meninggal dunia akibat tembakan pada bagian kepala dengan posisi tangan memegang senjata api. (*)


Editor : Mukhlisun

COPYRIGHT © ANTARASUMBAR 2017

Perspektif
Oleh : Atman Ahdiat
Semangat Pemerintah Daerah Sumatera Barat untuk memacu pertumbuhan di sektor pariwisata terpancar pada Forum Investasi Regional ...
Baca Juga